Senin, 07 Juli 2008

mendadak

jangan malas bekerja ayo bangun,ayo bangun,,,,,,teriaknya dalam mimpi ku
dah pagi nih ndak berangkat ta? ujar ayahku.
di pagi yang sangat dingin mendadak ayahku membangunkanku dari tidur yang lelap, rasanya tidak percaya setelah sekian tahun aku hidup jauh darinya tiba-tiba dia mengetuk pintu ku dan berujar. seperti mimpi antara percaya atau tidak , ini kenyataan ayah membangunkanku wow rasa hati ini antara gembira dan sedih. aku gembira karena ku dengar kata-kata ayahku lima belas tahun yang lalu sewaktu aku masih sekolah, sedih karena aku harus bangun di waktu aku masih ingin tidur ingin meneruskan mimnpiku ingin kehangatan selimutku.
ku pejamkan mataku ntuk sekian detik ku tutup telinggaku
wah masih ngantuk
masih malas
waktu kubuka dan kusadar ia telah pergi, kembali aku sendiri di dalam kamarku. anakku yang lucu datang tertawa melihatku,aku harus bangun aku harus berangkat bekerja sudah siang ini aku terlambat untuk kesekian kalinya. anakku yang lucu membuatku harus bangun dan cepat-cepat mandi , tapi aku tertahan untuk melihat dan merayunya untuk tetap tertawa sampai aku sedikit puas karena sebentar lagi harus kutinggalkan. ndak ada waktu ntuk berlama-lama dengannya setiap hari aku harus meluangkan sedikit waktu untuknya.
supaya ndak lupa denganku
supaya ia tetap sayang denganku
kucari perhatiannya kucari hatinya
dalam perjalanan ku berguman, suatu waktu ku harus berubah ndak selamanya begini aku harus membagi sedikit waktuku untuknya. aku ingin dia tahu tapi dia masih kecil
ya sudah dulu lah nanti sore bertemu lagi dan kanku ulangi lagi hari hari ini seperti biasanya
TUHAN lindungi keluargaku
curahkan berkatMu setiap hari, amin

Selasa, 01 Juli 2008

harap maklum

memang dasar nasib lagi apes ya, mau mulai dah ada saja yang ngriwuki . ada-ada saja kapan kapan aku bertekad tetep akan tulis menulis walau bagaimanapun keadaannya aku tak akan menyerah. kan kucuri suatu kesempatan berharga ntuk mendapatkan sesuatu yang kuinginkan yaitu ngisi blogku"maap bahasanya agak ngawur"
waktu dah hampir sore kutulis hal ini dengan sedikit keberuntungan dan bau kaos kaki ku yang menyengat maklum seharian belum dikeluarkan jadi sangat panas dan sangat menganggu kehidupan hidungku , tapi aku tetep cuek saja mungkinkah orang - orang disekitarku merasakan dampaknya? hanya Tuhan yang tahu
berada dalam ruangan ini harus tabah dan besar hati, aku berada diantara orang - orang yang sibuk bekerja sedangkan aku hanya bisa tulis menulis nganggur setiap hari tanpa ada pekerjaan yang berarti , inilah aku
ku tunggu apa yang ditunggu orang orang
ku harap sama dengan harapan orang orang
ku janji seperti dengan perjanjian orang orang
jangan menganggap rendah seseorang hanya karena dia jelek atau kurang beruntung, karena di dalam Tuhan tidak ada yang jelek atau kurang beruntung. kita semua sama